Jika setting GPEDIT.MSC masih gagal
jalankan command mode administrator
ketik perintah
REG ADD "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\CredSSP\Parameters" /v AllowEncryptionOracle /t REG_DWORD /d 2 /f
Semoga berhasil
Jika setting GPEDIT.MSC masih gagal
jalankan command mode administrator
ketik perintah
REG ADD "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\CredSSP\Parameters" /v AllowEncryptionOracle /t REG_DWORD /d 2 /f
Semoga berhasil
Ini solusi yang paling direkomendasikan.
Ringan
Gratis untuk penggunaan pribadi
Mudah setup
Cocok untuk teknisi
Website: https://anydesk.com
User friendly
Bisa unattended access
Agak lebih berat dari AnyDesk
Gratis
Cukup login akun Google
Cocok kalau hanya antar PC pribadi
Kalau memang butuh fitur RDP bawaan Windows:
Upgrade dari:
Windows 10 Home → Windows 10 Pro
Setelah upgrade:
Bisa aktifkan Remote Desktop
Bisa akses via mstsc
Bisa dipakai dalam jaringan lokal atau VPN
Cara cepat cek versi:
Tekan Win + R → ketik:
winver
Ada tool seperti:
RDP Wrapper
Tapi:
Tidak resmi
Riskan error setelah update Windows
Bisa dianggap modifikasi sistem
Untuk PC client / kantor / server, saya tidak sarankan.
Terlihat Disk 100%, sementara CPU 30% dan Memory 82%. Masalah utamanya ada di Disk Usage 100% (sering terjadi di Windows, terutama jika pakai HDD).
Berikut langkah solusi bertahap (mulai dari yang paling aman & umum):
Tekan Ctrl + Shift + Esc → Task Manager
Klik tab Processes
Klik kolom Disk (urutkan dari terbesar)
Lihat aplikasi apa yang paling boros
๐ Jika ada:
Windows Update
Antimalware Service
SysMain
Aplikasi tertentu
→ lanjut ke langkah di bawah.
Sering jadi penyebab Disk 100% di HDD.
Tekan Win + R
Ketik services.msc
Cari SysMain
Klik kanan → Stop
Startup type → Disabled
Restart
Tekan Win + R
Ketik services.msc
Cari Windows Search
Stop dan Disabled
Buka Command Prompt (Run as Administrator) lalu jalankan:
chkdsk C: /f /r
Jika diminta restart → Yes
⚠️ Jika sering Disk 100% + lambat → bisa tanda HDD mulai rusak.
Tutup aplikasi berat (Chrome banyak tab, Android emulator, dll)
Disable startup apps:
Task Manager → Startup
Disable yang tidak penting
Buka Device Manager
Expand IDE ATA/ATAPI atau Storage Controllers
Update driver
๐ก Ganti HDD ke SSD
Disk 100% akan hilang total
Windows jadi jauh lebih cepat
Upgrade paling terasa dibanding tambah RAM
Masalah utama: Disk 100%
Penyebab umum: HDD + SysMain + Windows Search
Solusi terbaik: SSD
Source : ChatGPT
Berikut adalah konfigurasi lengkap Queue Tree + PCQ / HTB di MikroTik yang memenuhi semua kebutuhan kamu:
Limit bandwidth presisi & otomatis per user (PCQ)
Cocok untuk 5–50 pengguna (DHCP)
Prioritas 1: Komunikasi (WhatsApp, Zoom, VoIP, dll)
Prioritas 2: Web Browsing
Prioritas 3: Download (dibatasi 5 Mbps)
Berlaku untuk semua user DHCP secara otomatis
Implementasi dengan Queue Tree + Mangle + PCQ + HTB
ether1 = WAN (ke internet)
ether2 = LAN (ke user DHCP)
IP LAN = 192.168.88.0/24 (ubah jika beda)
User pakai DHCP otomatis dari MikroTik
Prioritas diberi lewat priority (1 = tertinggi, 8 = terendah)
/queue type
add name=pcq-comm kind=pcq pcq-rate=1M pcq-classifier=dst-address
add name=pcq-web kind=pcq pcq-rate=512k pcq-classifier=dst-address
add name=pcq-download kind=pcq pcq-rate=5M pcq-classifier=dst-address
/ip firewall mangle
# Tandai koneksi komunikasi
add chain=forward protocol=udp port=3478,5349,10000,30000-50000 action=mark-connection new-connection-mark=comm-conn passthrough=yes
add chain=forward protocol=tcp port=443 dst-port=443 content=whatsapp action=mark-connection new-connection-mark=comm-conn passthrough=yes
# Tandai koneksi web
add chain=forward protocol=tcp port=80,443 action=mark-connection new-connection-mark=web-conn passthrough=yes
# Tandai koneksi download (umumnya HTTP besar, FTP, video streaming, dll)
add chain=forward protocol=tcp port=20,21,8000-8999,8080 action=mark-connection new-connection-mark=download-conn passthrough=yes
# Tandai paket berdasarkan koneksi
add chain=forward connection-mark=comm-conn action=mark-packet new-packet-mark=comm-packet passthrough=no
add chain=forward connection-mark=web-conn action=mark-packet new-packet-mark=web-packet passthrough=no
add chain=forward connection-mark=download-conn action=mark-packet new-packet-mark=download-packet passthrough=no
/queue tree
# KOMUNIKASI - PRIORITAS 1
add name="COMM-TREE" parent=ether1 packet-mark=comm-packet queue=pcq-comm priority=1
# WEB BROWSING - PRIORITAS 2
add name="WEB-TREE" parent=ether1 packet-mark=web-packet queue=pcq-web priority=2
# DOWNLOAD - PRIORITAS 3
add name="DOWNLOAD-TREE" parent=ether1 packet-mark=download-packet queue=pcq-download priority=8 max-limit=5M
Jika ingin memisahkan upload & download, bisa buat dua set mangle dan queue untuk masing-masing
in-interfacedanout-interface.
PCQ otomatis mendeteksi IP user dari DHCP
Priority 1, 2, 8 digunakan MikroTik HTB untuk mengatur antrian
Komunikasi (Zoom, WhatsApp, dll) tetap lancar walau user banyak download
Download tetap bisa tapi dibatasi maksimal 5 Mbps total
Gunakan:
/queue tree print stats
Untuk memantau penggunaan bandwidth setiap kelas.
Ingin supaya total bandwidth dibatasi juga? Misal total maksimal 50 Mbps?
Tambahkan satu queue parent:
/queue tree
add name="PARENT-LIMIT" parent=ether1 max-limit=50M
Lalu jadikan semua child tree (COMM-TREE, WEB-TREE, DOWNLOAD-TREE) sebagai child dari PARENT-LIMIT.
Kalau kamu pakai hotspot atau VLAN, tinggal sesuaikan parent dan ip subnet saja.
Perlu saya bantu buatkan export script .rsc lengkap biar bisa copy-paste langsung?
Berikut adalah konfigurasi Queue Tree + PCQ (HTB) yang otomatis membatasi bandwidth per user (tanpa perlu atur satu-satu), cocok untuk jaringan dengan 5–50 user DHCP, dan bandwidth terbagi adil secara otomatis:
Semua user DHCP dibatasi 1 Mbps upload / 2 Mbps download per user
Total bandwidth dibagi merata otomatis (misal 50 user sharing 100 Mbps tetap masing-masing dapat 2 Mbps)
Tanpa perlu IP statis
Gunakan interface LAN dan interface WAN sesuai perangkat kamu (ganti nama jika perlu)
/queue type
add name=pcq-download kind=pcq pcq-rate=2M pcq-classifier=dst-address pcq-limit=50 pcq-total-limit=2000
add name=pcq-upload kind=pcq pcq-rate=1M pcq-classifier=src-address pcq-limit=50 pcq-total-limit=2000
dst-address → untuk download (target IP di LAN)
src-address → untuk upload (source IP dari LAN)
pcq-rate → batas kecepatan per user
pcq-limit/total-limit → buffer per koneksi dan total
Asumsikan:
ether1 = WAN
ether2 = LAN (DHCP ke client)
/ip firewall mangle
add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=conn-download passthrough=yes in-interface=ether1
add chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=conn-upload passthrough=yes in-interface=ether2
add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=packet-download passthrough=no connection-mark=conn-download
add chain=forward action=mark-packet new-packet-mark=packet-upload passthrough=no connection-mark=conn-upload
/queue tree
add name="DOWNLOAD-TREE" parent=ether2 packet-mark=packet-download queue=pcq-download
add name="UPLOAD-TREE" parent=ether1 packet-mark=packet-upload queue=pcq-upload
Jika interface kamu beda (misalnya bridge atau VLAN), sesuaikan parent di queue tree.
Contoh:
Kalau pakai bridge: parent=bridge1
Kalau VLAN: parent=vlan10
Setiap device yang terhubung ke LAN akan dapat 2 Mbps download & 1 Mbps upload
Otomatis, walaupun jumlah user naik-turun
Tetap adil, tanpa berebut bandwidth
Kalau kamu mau atur pembagian misalnya:
Total 50 Mbps dibagi rata (bukan limit fix per user)
Limit per grup IP (misalnya: 192.168.88.0 dibedakan dengan 192.168.89.0)
... saya juga bisa bantu. Cukup bilang saja.
Perlu juga script backup-nya atau ekspor otomatisnya?
Untuk membatasi bandwidth di MikroTik, Queue adalah metode paling umum, tapi memang ada metode lain yang lebih presisi, scalable, dan efisien, terutama di jaringan besar atau yang butuh kontrol kompleks. Berikut beberapa metode yang bisa lebih bagus daripada Queue sederhana:
| Metode | Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|---|
| Simple Queue | Mudah digunakan, cocok untuk skenario kecil | Kurang presisi di jaringan besar atau kompleks |
| Queue Tree (HTB) | Lebih fleksibel dan presisi, cocok untuk multiple interface & VLAN | Butuh lebih banyak konfigurasi dan pemahaman dasar |
๐ Queue Tree dengan HTB (Hierarchical Token Bucket) memungkinkan:
Pembagian bandwidth per grup IP / VLAN / interface
Limit upload & download di satu aturan
Penjadwalan prioritas (QoS)
Ideal untuk membatasi bandwidth per user otomatis (misal hotspot).
Digunakan bersama Queue Tree.
Tidak perlu buat satu-satu aturan untuk tiap user.
/queue type
add kind=pcq name=pcq-download pcq-classifier=dst-address pcq-rate=1M
add kind=pcq name=pcq-upload pcq-classifier=src-address pcq-rate=1M
/queue tree
add name="Download-LAN" parent=ether2 queue=pcq-download packet-mark=download
add name="Upload-LAN" parent=ether1 queue=pcq-upload packet-mark=upload
➡ Ini jauh lebih scalable dibanding Simple Queue per-IP.
Bila kamu pakai Hotspot atau PPP, kamu bisa set limit bandwidth via Radius.
Ideal untuk manajemen user berbasis akun (bukan IP statis).
Bisa diatur limit otomatis via profil user.
Jika butuh kontrol lanjutan (misal by port, by app, by protocol):
Tandai koneksi/packet via Mangle Rules
Terapkan Queue Tree berdasarkan mark itu
Contoh:
/ip firewall mangle
add chain=forward protocol=tcp dst-port=80 action=mark-packet new-packet-mark=HTTP passthrough=yes
Ada beberapa script komunitas seperti "Smart QoS" atau "PCQ Auto" yang bisa:
Mengelompokkan user otomatis
Membagi bandwidth secara adil
Bisa dijalankan otomatis saat user banyak
Gunakan Queue Tree + PCQ / HTB jika:
Ingin limit bandwidth lebih presisi
Punya lebih dari 5-10 pengguna
Ingin sistem otomatis per user
Ingin limit per VLAN / interface
Kalau kamu jelaskan lebih detail topologi kamu (jumlah user, apakah pakai hotspot, pakai IP static atau DHCP, dll), saya bisa bantu buatkan contoh konfigurasinya.
Mau?
Untuk menampilkan ukuran folder langsung di Windows Explorer, secara bawaan Windows tidak menyediakan fitur ini (hanya ukuran file yang ditampilkan). Tapi kamu bisa menambahkan fungsionalitas ini dengan bantuan aplikasi open source berikut:
๐ Fungsi: Menampilkan visual penggunaan ruang disk, termasuk ukuran semua folder.
๐ Tampil di: Jendela terpisah (bukan langsung di Windows Explorer).
๐ Lisensi: Open Source (GPL)
๐ Link: https://windirstat.net
⚡ Cepat sekali memindai ukuran folder di drive.
๐ Tampilannya seperti Windows Explorer dengan ukuran folder dan file.
Tambahan sidebar seperti Windows Explorer.
Memperlihatkan ukuran folder secara otomatis.
๐ https://foldersize.sourceforge.net/
(proyek lama, tidak selalu stabil di Windows terbaru)
๐ณ Tampilkan ukuran folder dalam struktur pohon.
Bisa diintegrasikan dengan klik kanan di Explorer.
Menambahkan kolom ukuran folder di Windows Explorer.
⚠️ Tidak stabil di Windows 10/11 terbaru.
| Nama Aplikasi | Open Source | Tampil Langsung di Explorer | Catatan |
|---|---|---|---|
| WinDirStat | ✅ Ya | ❌ Tidak langsung | Visualisasi dan statistik |
| WizTree | ❌ Tidak | ❌ | Sangat cepat, ringan |
| TreeSize Free | ❌ Tidak | ❌ | Gratis, mirip WinDirStat |
| FolderSize (old) | ✅ (lama) | ✅* dengan plugin tambahan | Kurang stabil di Windows baru |